STRATEGI MENGATASI KELANGKAAN

 STRATEGI MENGATASI KELANGKAAN SUMBER DAYA


  1. Strategi Mengatasi Kelangkaan Sumber Daya

Peran ilmu ekonomi dan usaha yang dapat dilakukan manusia untuk mengatasi kelangkaan sumber daya, yaitu:

1)      Untuk dapat hidup layak, manusia membutuhkan serta menginginkan bermacam-macam hal seperti makanan, minuman, pakaian, obat, dan lain-lain. Kebutuhan (needs) manusia banyak dan beraneka ragam. Oleh karena itu, manusia harus melakukan penghematan dalam penggunaan sumber daya yang termasuk langka / terbatas.

2)      Meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

3)      Mengelola dan mendayagunakan sumber daya modal dengan tepat guna.

4)      Menyusun skala prioritas, yakni membuat daftar kebutuhan mana yang perlu didahulukan pengadaannya karena dirasa lebih mendesak.

Dari kedua kenyataan pokok tersebut timbulah inti permasalahan ekonomi, yaitu bagaimana dengan sumber-sumber ekonomi yang terbatas, orang dapat memenuhi kebutuhan hidupnya yang beraneka ragam. Inti persoalan ekonomi dihadapi oleh perorangan, keluarga, perusahaan, koperasi, bangsa, bahkan dunia internasional.

 

  1. Masalah Pokok Ekonomi

Ekonomi adalah ilmu yang mempelajari tentang pilihan. Setiap hari Anda menghadapi berbagai macam pilihan yang harus diambil dalam memenuhi kebutuhan dengan sumber daya yang terbatas. Dalam menentukan pilihan, sikap rasional perlu dilakukan. Artinya, Anda harus selalu menggunakan akal sehat. Pertimbangkan sebaik-baiknya antara pengorbanan yang diberikan dengan manfaat yang diperoleh.

Kebalikan dari sikap rasional adalah irasional atau tidak rasional. Contoh sikap tidak rasional dalam memilih adalah seorang konsumen yang berpenghasilan terbatas, namun selalu membeli barang-barang bermerek hanya untuk mengikuti mode. Prinsip ekonomi merupakan pedoman agar pelaku ekonomi berusaha dengan pengorbanan tertentu untuk mendapatkan hasil maksimal atau dengan pengorbanan tertentu diusahakan kerugian minimal.

Menentukan pilihan secara rasional tidak hanya berlaku pada kegiatan konsumsi. Dalam kegiatan produksi, seorang produsen dituntut untuk menentukan pilihan terbaik dari alokasi sumber daya produksi. Misalnya, pembuat nasi goreng harus memutuskan apakah ia akan membuat nasi goreng berharga murah namun dengan rasa dan bahan yang biasa-biasa saja atau ia membuat nasi goreng dengan harga mahal namun dengan rasa dan bahan-bahan berkualitas. Dalam hal ini, pedagang tersebut harus memerhatikan banyak faktor seperti modal yang ia miliki dan calon konsumen. Namun pada prinsipnya, output dari proses produksi haruslah menguntungkan.

Menurut ekonomi modern, masalah ekonomi dapat terakomodasi dalam pertanyaan besar, yaitu barang apa yang harus diproduksi) dan berapa jumlahnya, bagaimana cara memproduksi, dan untuk siapa barang itu diproduksi. Jika tiga pertanyaan tersebut terjawab dengan baik, maka negara itu akan makmur. Namun, jika kita berbicara masalah ekonomi makro yang menjadi masalah pokok ekonomi adalah pertumbuhan ekonomi, masalah ketidakstabilan ekonomi, masalah pengangguran, masalah inflasi, dan masalah neraca perdagangan dan neraca pembayaran.

Komentar

Postingan Populer