PERAWATAN TEMPAT KERJA DAN KEBERSIHAN TEMPAT KERJA
PENGATURAN TEMPAT KERJA DAN
KEBERSIHAN TEMPAT KERJA
A. Pengaturan
dan Kebersihan tempat Kerja
1. Pengaturan
tempat kerja
Pengaturan tempat kerja yang baik dan teratur, bukan saja menimbulkan
senangnya para pekerja, akan tetapi juga menimbulkan rasa senangnya para
konsumen/pelanggan/pembeli. Setiap barang yang dating dari Gudang atau barang
baru untuk dijual, setelah diadakan pemeriksaan jumlahnya, harganya, kartu
harga haruslah diatur dan ditata sebaik-baiknya. Disamping harus mengatur
barang dagangan di took dengan serapi-rapinya.
Hal-hal yang perlu diperhatikan di dalam mengatur dan menata ruangan
kerja, sebagai berikut:
a. Mengatur
hiasan ruangan
Mengatur hiasan ruangan dapat dilakukan, antara lain dengan cara:
1)
Meletakan pot-pot bunga hiasan yang tepat
letaknya/porsinya.
2)
Menyusun barang-barang dagangan dalam lemari
pajangan yang sangat menarik sekali, serasi dan harmonis.
3)
Brosur-brosur perlu disusun dengan baik dan menarik
konsumen.
b. Mengatur
peralatan
Di dalam ruangan perlu diatur perawatan took. Di dalam menempatkan
peralatan took seseorang pengelola took perlu memerhatikan:
1)
Penerangan ruangan
2)
Kesegaran udara dalam ruangan
3)
Keindahan dalam ruangan
4)
Keamanan barang dagangan
5)
Kesehatan barang dagangan
Peraturan tempat kerja dan tata letak (layout) tempat kerja merupakan
seni pakai/applied art atau seni murni/pure art. Dalam mendesain took menuntut
koordinasi semua komponen dari mulai struktur ruang (lantai, dinding,
ceiling/atap), arsitektur, interior desainnya dan konsumen. Mendesain tempat
kerja merupakan investasi jangka Panjang yang tujuannya untuk mencapai target
penjualan.
a. Perkakas
dan perlengkapan
1) Perkakas
Beberapa perkakas yang digunakan untuk menyimpan barang adalah gondola,
showcase, keranjang, rak dan sebagainya.
2) Perlengkapan
Perlengkapan yang dibutuhkan untuk menunjang kegiatan di dalam took
diantaranya AC, kalkulator, cash register, computer, electronic scanner,
labelling machine dan sebagainya.
b. Sasaran
desain toko/tempat kerja\
Desain toko/showroom adalah bagian dari strategi marketing. Karena itu
kita harus mendefinisikan terlebih dahulu konsumen sasaran dan status social
atau ekonominya. Desain toko yang baik adalah desain yang menyesuaikan dengan
kondisi konsumen. Secara keseluruhan desain toko berfungsi mirip logo
perusahaan. Ada ciri atau karakter tertentu. Contoh time zone, Gramedia atau
mc. Donald. Karakter toko menjadi kata kunci yang harus dijabarkan seorang
desainer karena desain interior toko berfungsi sebagai gimmick, yaitu sesuatu
yang special/unik dan membuat toko tertentu menjadi lebih menonjol dibanding
toko sejenis.
Pada dasarnya fungsi desain toko, sebagai berikut:
1)
Menciptakan citra toko
2)
Memberikan fleksibelitas yang maksimal
3)
Memudahkan pemeliharaan toko
4)
Mendukung pengamanan toko
5)
Memberikan kenyamanan berbelanja
c. Dasar
desain toko
1) Etalase/display
window. Memberikan pengaruh besar pada konsumen dalam memutuskan untuk masuk
2) Penerangan
di luar toko
Pencahayaan eksterior akan sangat membantu dalam penonjolan etalase
maupun papan nama toko, khususnya pada malam hari
3) Penerangan
di dalam toko
a)
Mendukung penampilan barang-barang yang dipajang
b)
Meningkatkan daya Tarik toko, barang dagangan dan
kesenangan berbelanja
c)
Meningkatkan produktifitas karyawan
d)
Mengurangi terjadinya pencurian
4) Perabotan
dan peralatan toko/equipment dan fixtures.
Memilih perabot dan peralatan toko perlu memperhatikan:
a)
Kesesuaian dengan jenis barang dagangan
b)
Kesesuaian dengan jenis pelayanan
c)
Kesesuaian dengan sasaran konsumen
d. Tata
letak toko/layout/denah
Pengertian dasar layout adalah suatu situasi sirkulasi/arus pengunjung
yang memberikan kemungkinan maksimal bagi pelanggan untuk dapat melihat
keseluruhan barang dagangan yang bermacam-macam dalam sekali pandang.
1) Factor
yang mempengaruhi layout
Berikut ini factor yang mempengaruhi layout
a)
Ukuran dan bentuk ruangan
b)
Lokasi pintu masuk, tangga, koridor, tiang dan
lain-lain
c)
Jenis dan jumlah barang dagangan
d)
Jenis operasi toko yang dilaksanakan, misalnya self
service
e)
Ciri-ciri dan kebiasaan membeli dari pelanggan
f)
Sifat dan jumlah fixtures, counter/island display
2) Persiapan
depan toko
Sesudah memilih lokasi yang cocok, maka langsuh selanjutnya adalah
menyiapkan bangunan/ruangan yang akan dipakai, meliputi:
a)
Membangun peralatan Gedung baru atau mengubah yang
sudah ada agar sesuai dengan kebutuhan
b)
Menyediakan peralatan penerangan yang memadai,
mengecat dinding dan plafon dengan warna cerah dan memberi karpet/memasang
keramik yang sesuai
c)
Mendapatkan perabot dan peralatan/equipment/fixtures
yang esensial (sesuai) untuk menyelenggarakan bisnis
d)
Mengatur penempatan barang-barang di rak sedemikian
rupa, sehingga pelanggan dapat dilayani dengan cepat dan memuaskan dengan
biaya-biaya serendah mungkin (efektif, efisien dan ekonomis)
Peraturan barang dagangan yang serasi atau harminis, akan menimbulkan
suasana nyaman kepada lingkungan para pegawai toko dan para pembeli. Sebaiknya
ruangan toko yang akan menyimpan barang dagangan terbagi menjadi beberapa
ruangan berikut sasarannya yang menunjang di dalam pengaturan barang dagangan.
Dalam pengaturan barang dagangan di dalam ruangan toko hendaknya memerintahkan
beberapa hal sebagai berikut:
a.
Mempunyai kamar administrasi
b.
Mempunyai kamar/ruangan keamanan
c.
Selain serasi atau harminis juga mempunyai ventilasi
d.
Mempunyai ruangan etalase yang cukup luas dan
menarik
e.
Sebaiknya di ruangan toko mempunya ruang informasi,
adviss dan tempat penitipan barang-barang
f.
Di ruangan toko mempunya ruang coba (fitting room)
g.
Di dalam ruangan toko, ada ruang tunggu yang
menyenangkan pembeli
h.
Di ruangan toko, ada kamar kecil (WC, toilet/rest
room)
i.
Mempunyai ruang pamer yang merupakan tempat untuk
menata atau memamerkan barang dagangan
j.
Pasanglah pengatur suhu udaha (AC) dan diberikan
pengharum ruangan serta tape recorder dengan lagu-lagu yang sesuai dengan
situasi dan kondisi.
2. Bagian/area
yang ada di supermarket
Bagian/area yang ada di supermarket, terdiri atas:
a. Area
kantor, yaitu tempat manajer toko atau staf melakukan kegiatan operasional toko
b. Area
kasir, terdiri atas;
1) Kasir
yang biasanya berjumlah 4 sampai 6 dan counter COC (Contract Of Counter) yaitu
Counter yang disewa secara khusus oleh supplier untuk menempatkan barang
miliknya. Barang yang diletakkan disini adalah barang-barang kecil yang sering
dibeli oleh costumer seperti batu baterai, permen, rokok, obat umum dan
sejenisnya. Adapun mesin bisnis/equipment yang digunakan dibagian kasir, yaitu
:
a) Mesin
kasir disebut dengan mesin computer
b) Mesin
debit digunakan apabila ada pembelian yang membayar dengan kartu kredit
2) Deposit,
yaitu tempat menitipkan tas atau barang customer.
c. Area
perishable adalah area yang cenderung merusak, membusuk atau menjadi tidak aman
untuk dikonsumsi jika tidak disimpan pada lemari es pada suhu 40°F, terdiri
atas:
1)
Area fruit, yaitu tempat aneka buah segar
2)
Area vegetable, yaitu tempat sayur dan bumbu segar
serta makanan olahan beku (diletakan pada frezzer)
3)
Area meat, yaitu tempat daging, ikan, ayam dan
olahannya serta makanan siap santap (ready to eat)
Di area perishable terdapat equipment/mesin-mesin toko seperti mesin
timbangan barang dan mesin wrapping untuk pengemasan barang.
d. Area
merchandising, terdiri atas:
1) Area
tempat penyimpanan barang persediaan (gudang); barang-barang yang disimpan di
sini dikelompokan menjadi kelompok food, yaitu kelompok makanan (sembako),
makanan bayi, snack/minuman dan sebagainya dan kelompok non food, seperti
sabun, sampo, obat serangga, toolkit dan sebagainya.
2) Area rak
shelving/gondola, yaitu tempat meletakkan barang-barang yang dijual.
3. Bentuk-bentuk
layout
Berikut ini bentuk-bentuk layout berdasarkan penataan rak.
a. Rak yang
berbentuk gang-gang (aisle) lurus dengan gang kembar. Keuntungannya sebagai
berikut:
1)
Memaksimalkan area penjualan dengan mengurangi
ruangan yang terbuang
2)
Mempermudah menangani kebersihan
3)
Mempermudah keamanan
b. Rak/fixtures/island
yang berbentuk bebas. Misalnya berbentuk sirkuler, persegi delapan atau meja
Panjang bujur telur, dimana lalu lintas pembeli bebas bergerak sehingga lebih
banyak barang yang terlihat oleh pembeli. Di samping itu, para calon pembeli
menjadi lebih betah berlama-lama di toko. Adapun kerugiannya, sebagai berikut:
1) Karena
banyaknya ruangan yang diperuntukan bagi arus lalu lintas konsumen, ruang yang
tersedia untuk barang dagangan menjadi berkurang.
2) Pemeliharaan
kebersihan dan penanganan keamanan menjadi lebih sulit.
4. Tata
ruang di rak display
Di dalam meletakkan barang di rak, perlu memerhatikan hal-hal berikut:
a.
Barang-barang hendaknya dikelompokan menurut jenisnya
b.
Setiap kelompok barang hendaknya diberikan lokasi
ruang (space) yang sesuai dengan banyak sedikitnya kelompok barang
c.
Untuk barang-barang kecil, barang yang mahal-mahal,
yang mungkin akan mudah untuk di cuci ditempatkan di rak kaca yang tertutup
(show window), sehingga memerlukan pelayanan khusus.
5. Rancangan
penataan area khusus toko
Selain area dimana Sebagian besatr barang-barang dipamerkan dan disimpan,
ada juga toko yang menyiapkan area-area khusus yaitu area di dalam toko yang
dirancang untuk mendapatkan perhatikan pelanggan. Area-area ini meliputi:
a.
Etalase ujung. Adalah etalase yang terletak di ujung
lorong yang dirancang untuk menarik perhatian konsumen. Namun, penggunaan
elatase ujung tidak selalu diperlukan tergantung pada kebutuhan dan kesinambungan
dengan program-program promosi yang dijalankan oleh toko.
b.
Lorong promosi. Adalah lorong yang digunakan untuk
memamerkan barang-barang yang sudah dipromosikan. Contohnya, indeks menggunakan
lorong promosi untuk menjual barang-barang musiman.
c.
Perlengkapan tetap yang berdiiri bebas dan patung
model. Perlengkapan ini diletakkan di lorong, dirancang untuk mendapatkan
perhatian pelanggan dan membawa ke departemen atau bagian yang memajang barang
dagangan tersebut.
d.
Jendela. Meskipun jendela adalah benda eksternal
pada toko, jendela bisa menjadi komponen penting dari tata ruang toko. Bila
digunakan dengan tepat, etalase jendela bisa membantu menarik pelanggan untuk
masuk ke dalam toko.
e.
Area utama penjualan/point of sale area. Adalah
tempat di dalam toko dimana pelanggan bisa membeli barang-barang.. area ini
bisa menjadi bagian yang paling berharga dari toko, karena pelanggan sering
menunggu di sana sampai transaksi selesai.
f.
Dinding. Mengingat ruangan ritel sering kali langka
dan mahal, beberapa ritel telah berhasil meningkatkan kemampuan mereka untuk
menyimpan stok tambahan, memamrekan barang-barang dan memberikan pesan kreatif
dengan memanfaatkan ruangan dinding. Barang-barang bisa digabungkan dengan
etalase, foto atau gambar yang memperlihatkan barangnya.
6. Kebersihan
tempat kerja
Kebersihan lingkunga toko tempat anda bekerja, sangat penting sekali.
Kebersihan lingkungan toko tempat bekerja perlu dipelihara dan dijaga setiap
saat agar para pekerja toko merasa betah, kerasan, senang serti lebih
meningkatkan produktifitas dalam bekerja. Menjaga kebersihan tempat kerja dapat
mencegah timbulnya penyebaran penyakit menular, bahkan dapat mengurangi stress
karyawan dalam bekerja. Sebaliknya, lingkungan yang kotor, sampah berserakan
pastinya uang dirasakan adalah ketidaknyamanan dan semrawut.
Beberapa akibat dari pengaturan tempat kerja yang tidak rapi, antara
lain:
a.
Tempat kerja terasa sempit
b.
Kesulitan mencari peralatan kerja
c.
Dapat menimbulkan stress
d.
Mudah terjadi kecelakaan kerja
Keuntungan dari menjaga kebersihan tempat kerja, antara lain:
a.
Berkurangnya resiko kecelakaan kerja dan cedera
b.
Mewujudkan tenaga kerja yang sehat dan produktif
c.
Tempat kerja terasa nyaman dan aman
d.
Peralatan kerja mudah ditemukan.
Secara umum ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menjaga
kebersihan toko, anatar lain:
a.
Pakaian seragam pramuniaga harus bersih
b.
Setiap hari ruangan dipel
c.
Peralatan penyegar
d.
Adanya ventilasi udara yang cukup
e.
Beri tulisan “buang sampah pada tempatnya” di
dinding toko yang strategis
f.
Menjaga bak sampah agar tidak terlalu penuh
g.
Menyediakan alat kebersihan seperti sapu, kain pel
dan pengisap debu.
h.
Menyediakan kamar kecil/toilet
i.
Menugaskan karyawan khusus di bagian kebersihan
Suasana dan keadaan lingkungan toko di mana anda bekerja jika selamanya
bersih dan harum, maka akan menimbulkan rasa nyaman bagi semua pihak yang
berkunjung ke toko. Keindagan lingkungan toko bukan saja harus selalu bersih,
akan tetapi harus juga asri, rindang, rimbung dan sejuk, karena halaman parkir
kendaraan selain luas juga penuh pepohonan.
Komentar
Posting Komentar